Potensi Desa Wisata di Desa Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar
DOI:
https://doi.org/10.31258/cers.1.3.148-154Kata Kunci:
Desa wisata, BudayaAbstrak
Desa Wisata Pulau Belimbing adalah salah satu objek wisata yang berada di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Desa Wisata Pulau Belimbing memiliki potensi yang besar sebagai tempat objek wisata karena nilai – nilai budaya dan adatnya yang masih alami. Melestarikan dan mengembangkan budaya merupakan langkah yang harus dilakukan agar tetap terjaga kelestarian budayanya dan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua masyaraka karena nilai-nilai budaya tidak terlepas dari peran manusia sebagai makhluk budaya yang mewarisi budaya tersebut. Mulai dari Rumah Adat, tradisi kesenian, dan objek wisata yang dapat dirasakan manfaatnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi yang ada di Kecamatan Kuok, Kampar. Metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu memberdayakan dan mengembangkan potensi wisata di Pulau Belimbing dilakukan dengan cara melestarikannya dengan mempelajari budaya Desa Kuok melalui tokoh masyarakat, menambah keasrian lingkungan rumah adat, dan mengikuti kegiatan budaya masyarakat yang memperkuat rasa persaudaraan.
Referensi
Bertens, K., 1993. Etika. PT Granedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hadiwinoto, S. 2012. Beberapa Aspek Pelestarian Warisan Budaya. Demak
Jacobus, A. O., & Rusmawanti, E. (2013).Konflik Antara Pekerjaan Dan Keluarga, Stres Kerja Terhadap Kinerja Perawat Wanita Pada Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.Forum Ilmiah Volume 10 Nomor 1, Januari 2013
Koentjaraningrat. (2005). Pengantar Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta
Kusherdyana. 2011. Pemahaman Lintas Budaya; dalam Konteks Pariwisata Dan Hopitalitas . Yogyakarta: Alfabeta
Isjoni, Asyrul Fikri, M. Yogi Riantama, Yuliantoro. 2019. Pewarisan Nilai – Nilai Budaya Rumah Lontiok Kepada Generasi Muda. Jurnal Akrab Juara. Volume 4 Nomor 4.
Kriyantono, R. 2014. Teknik praktis riset komunikasi. Jakarta: Prenada Media.
Liu, C. H. S. (2018). Examining social capital, organizational learning and knowledge transfer in cultural and creative industries of practice. Tourism Management, 64, 258–270. https://doi.org/10.1016/j. tourman.2017.09.001
Miles, Matthew B. and A. Michael Huberman. 2005. Qualitative Data Analysis (terjemahan). Jakarta : UI Press.
Saaduddin. 2015. Fungsi Sandiwara Amal Di Masyarakat Desa Pulau Blimbing, Kecamatan Bangkinang Barat, Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Yulfian Azrial. 1998. Budaya Alam Minang-kabau. Angkasa raya: Padang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Angga Pramana, Esty Octiana Sari, Pebriandi, Irman Tinjo, Meta Riana Akma

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author(s) retain the copyright of articles published in this journal, with first publication rights granted to Riau Journal of Empowerment. All journal content is licenced under Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited.

