Pendampingan Bimbingan Belajar untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Siswa SD di Kelurahan Bagan Keladi, Dumai, Provinsi Riau

Penulis

  • M. Arli Rusandi Universitas Riau https://orcid.org/0000-0001-7385-104X
  • Adrianus Theo
  • Azlina Riyanti Sijabat
  • Christian Sitindaon
  • Esra Helena Tindaon
  • Maya Tesalonika
  • Michelle Devina
  • Perdana Josua
  • Ressy Jayanti
  • Ria Irawan
  • Suci Dwi Ananda

DOI:

https://doi.org/10.31258/cers.3.3.157-163

Kata Kunci:

pendidikan dasar, bimbingan belajar, loss learning, Kelurahan Bagan Keladi, pengabdian kepada masyarakat

Abstrak

Pendidikan dasar merupakan fondasi awal bagi pengembangan potensi sumber daya manusia. Namun, tantangan seperti loss learning akibat pandemi Covid-19, kesenjangan kualitas pendidikan, dan keterbatasan sarana pendidikan mempengaruhi siswa Sekolah Dasar (SD) di Indonesia. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pendampingan bimbingan belajar bagi siswa SD di Kelurahan Bagan Keladi, Dumai, Provinsi Riau, yang bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut. Kegiatan ini melibatkan Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Tahun 2022. Hasil menunjukkan peningkatan jumlah peserta dan umpan balik positif dari orangtua dan guru. Selanjutnya, kegiatan ini dapat dijadikan contoh bagi kegiatan serupa di daerah lain guna mendukung peningkatan prestasi akademik dan keterampilan siswa SD secara lebih luas.

Referensi

Bell, S. (2010). Project-Based Learning for the 21st Century: Skills for the Future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39-43.

Cooper, H., Robinson, J. C., & Patall, E. A. (2006). Does homework improve academic achievement? A synthesis of research, 1987-2003. Review of Educational Research, 76(1), 1-62.

Donnelly, R., & Patrinos, H. A. (2021). Learning loss during COVID-19: An early systematic review. Prospects, 1-9.

Duncan, G. J., Dowsett, C. J., Claessens, A., Magnuson, K., & Huston, A. C. (2007). School readiness and later achievement. Developmental sychology, 43 (6), 1428-1446.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.

Fredricks, J. A., & Eccles, J. S. (2006). Is extracurricular participation associated with beneficial outcomes? Concurrent and longitudinal relations. Developmental psychology, 42(4), 698.

Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn?. Educational psychology review, 16, 235-266.

Kemendikbud. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Retrieved from https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/UU_No_20_Tahun_2003.pdf

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.

Ritter, G. W., Barnett, J. H., Denny, G. S., & Albin, G. R. (2009). The effectiveness of volunteer tutoring programs for elementary and middle school students: A meta-analysis. Review of Educational Research, 79(1), 3-38.

Slavin, R. E. (1996). Research on cooperative learning and achievement: What we know, what we need to know. Contemporary Educational Psychology, 21(1), 43-69.

Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. San Rafael, CA: Autodesk Foundation.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Warsita, B. (2018). Teknologi Pembelajaran: Landasan dan Aplikasinya. Pustaka Pelajar.

Unduhan

Diterbitkan

2023-05-23

Cara Mengutip

Rusandi, M. A., Theo, A., Sijabat, A. R., Sitindaon, C., Tindaon, E. H., Tesalonika, M., Devina, M., Josua, P., Jayanti, R., Irawan, R., & Ananda, S. D. (2023). Pendampingan Bimbingan Belajar untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Siswa SD di Kelurahan Bagan Keladi, Dumai, Provinsi Riau. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(3), 157–163. https://doi.org/10.31258/cers.3.3.157-163

Terbitan

Bagian

Articles