Pemberian Buah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting bagi Anak-Anak Desa Kepau Jaya
DOI:
https://doi.org/10.31258/cers.2.6.295-300Kata Kunci:
Stunting, Kepau Jaya, perkembangan anak, pemberian buahAbstrak
Stunting terjadi karena anak kekurangan zat gizi selama seribu hari pertama. Masalah stunting di negara berkembang seperti Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan anak yang harus ditangani secara serius dan berkesinambungan. Karena masalah ini dapat menyebabkan gangguan ireversibel terhadap perkembangan fisik dan gangguan kapasitas kognitif pada anak. Selain itu, masalah stunting juga berisiko terkena penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan obesitas. Tim melakukan metode aplikasi berupa pemberian buah yang bertujuan untuk mencegah stunting demi kesejahteraan anak dan masyarakat sekitar. Dari program kegiatan yang telah dilakukan didapatkan hasil dimana perubahan yang mencolok pada anak ketika diberikan buah adalah anak merasa senang dan senang serta ikut antusias dalam mengkonsumsi buah yang merupakan program peningkatan kualitas gizi. Perasaan senang dan gembira pada anak merupakan sinyal bahwa anak mengalami perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif mengacu pada pengurangan skala keterbelakangan pertumbuhan pada anak-anak. Orang tua anak juga merasa puas dengan program tersebut dan menyimpulkan bahwa perkembangan anak sebenarnya harus diperhatikan demi kualitas bangsa yang sejahtera.
Referensi
Indah Budiastutik, & Muhammad Zen Rahfiludin. (2019). Faktor Risiko Stunting pada anak di Negara Berkembang . Amerta Nutrition, 3(3), 122–129. https://doi.org/10.2473/amnt.v3i3.2019.122-129
Kominfo Kabupaten Kampar. (2022). Komit Tekan Angka Stunting, Pemda Kampar Anggarkan Rp 65 Miliar. Kominfo Kabupaten Kampar. https://kominfosandi.kamparkab.go.id/2022/05/30/komit-tekan-angka-stunting-pemda-kampar-anggarkan-rp-65-miliar/
Litbangkes, H. (2021). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021. Badan Litbangkes. https://www.litbang.kemkes.go.id/buku-saku-hasil-studi-status-gizi-indonesia-ssgi-tahun-2021/
Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275. https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.813
Trimuliana, I. (2021). Faktor Pemicu Stunting Pada Anak. PaudPedia Direktorat PAUD. https://paudpedia.kemdikbud.go.id/komunitas-pembelajar/orang-tua-berbagi/Faktor-Pemicu-Stunting-Pada-Anak?ref=MjAyMTAzMjQxNDQzMTAtODZjMGMyMDEzMWM2&ix=My1jMzJlNmI1OWExNTQ=
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Piki Setri Pernantah; Amalia Luthfiah Hananti; Andika Dio Pratama, Arif Zulrafli, Melly Atma Miranty, M. Alvis Geravayahd, Nada Ardia Fika Mayza, Riski Ameliya Putri, Sandra Kirani, Sulistiana Ningsih

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author(s) retain the copyright of articles published in this journal, with first publication rights granted to Riau Journal of Empowerment. All journal content is licenced under Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited.

