- Pelatihan Kader Posyandu tentang Kebutuhan Gizi Bagi Ibu Hamil dan Balita di Kelurahan Tirta Siak Pekanbaru

Penulis

  • Sakti Hutabarat Universitas Riau
  • Noveri Lysbetti Marpaung Universitas Riau
  • Edy Ervianto Universitas Riau
  • Nurhalim Universitas Riau
  • Rahyul Amri Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/cers.2.4.192-200

Kata Kunci:

Stunting, Ibu Hamil, Balita, Posyandu, Tirta Siak

Abstrak

Salah satu masalah kesehatan berkaitan dengan fisik seseorang tidak berkembang dengan baik disebut Stunting. Stunting merupakan keadaan seseorang dimana kurangnya kadar asupan gizi yang terjadi dalam waktu lama sehingga mengakibatkan masalah gizi yang bersifat kronis. Stunting ditandai dengan pertumbuhan tinggi badan pada anak, tidak sesuai dengan standar usia seharusnya. Salah satu cara untuk mencegah stunting pada balita sejak dini yakni dengan meningkatkan pengetahuan Ibu dan Ibu Hamil mengenai gizi melalui edukasi gizi. Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk memberi pemahaman yang benar tentang kebutuhan gizi bagi Ibu Hamil dan Balita kepada Kader Posyandu di Kelurahan Tirta Siak Pekanbaru untuk mencegah terjadinya stunting di tengah-tengah masyarakat sekitar posyandu. Metode kegiatan ini adalah melaksanakan training bagi Kader Posyandu untuk memberikan pemahaman yang benar tentang standar kebutuhan gizi bagi Ibu Hamil dan Balita serta mencegah stunting sejak bayi usia dini, bahkan saat masih di dalam kandungan. Pelatihan yang dilakukan mendapat dukungan penuh dari Ketua PPKBD Tirta Siak, yang mengetuai semua Posyandu Kelurahan Tirta Siak Pekanbaru. Peserta pelatihan antusias mengikuti pelatihan. Dharapkan Kader Posyandu dapat menerapkannya di tengah-tengah masyarakat.

Biografi Penulis

Noveri Lysbetti Marpaung, Universitas Riau

0000-0002-9403-4863

Department of Electrical Engineering

Edy Ervianto, Universitas Riau

Department of Electrical Engineering

Nurhalim, Universitas Riau

Department of Electrical Engineering

Rahyul Amri, Universitas Riau

Department of Electrical Engineering

Referensi

Arini, D., Mayasari, A. C., & Rustam, M. Z. A. (2019). Gangguan Perkembangan Motorik Dan Kognitif pada Anak Toodler yang Mengalami Stunting di Wilayah Pesisir Surabaya. Journal of Health Science and Prevention. https://doi.org/10.29080/jhsp.v3i2.231

Achadi, E. L., 2014, Periode Kritis 1000 Hari Pertama Kehidupan dan Dampak Jangka Panjang terhadap Kesehatan dan Fungsinya. Universitas Indonesia.

Anggraini, N. N., Anjani, R. D. (2021). Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19, Jurnal Pangan dan Gizi, 11(1), 42-49.

Astuti, F. P., Purwaningsih, H. (2019). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Stunting dan Gizi Balita di Desa Rogomulyo Kecamatan Kaliwungu, Indonesian Journal of Community Empowerment, 1(2). 19-24.

Lusiani, E., Prastyawati, I. Y. ., & Nobita, A. (2021). The Effectiveness of Health Education using the Media Booklets on Mother’s Knowledge Level about Stunting. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(2), 315-320.

Pratiwi, S. R. (2019). Manajemen kampanye komunikasi kesehatan dalam upaya pengurangan Prevalensi Balita Stunting. Jurnal Manajemen Komunikasi, 4(1). 1-23.

Ramayulis, R., Kresnawan, T., Iwaningsih, S., & Rochani, N. S. (2018). Stop Stunting Dengan Konseling Gizi. Penebar Plus.

Sari, I. P., Ardillah, Y., Rahmiwati, A. (2020). Berat Bayi Lahir dan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang. Jurnal Gizi Indonesia 8(2). 110–118.

Zulaikhah. (2012). Faktor Risiko Status Gizi Kurang Pada Wanita Usia Subur Di Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Unduhan

Diterbitkan

2022-07-29

Cara Mengutip

Hutabarat, S., Marpaung, N. L. ., Ervianto, E., Nurhalim, N., & Amri, R. . (2022). - Pelatihan Kader Posyandu tentang Kebutuhan Gizi Bagi Ibu Hamil dan Balita di Kelurahan Tirta Siak Pekanbaru. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 2(4), 192–200. https://doi.org/10.31258/cers.2.4.192-200

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama