Deteksi dini kondisi kesehatan jiwa Kader kesehatan jiwa di PIK-R Kirana Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.31258/cers.3.5.240-243Kata Kunci:
kesehatan jiwa, kader kesehatan, PIK-RAbstrak
Deteksi dini kesehatan jiwa merupakan salah satu Langkah krusial dalam menjaga kualitas hidup yang baik. Dengan mengenali gejala awal gangguan mental, individu dapat segera mendapatkan intervensi yang tepat, sehingga mencegah kondisi tersebut berkembang menjadi lebih serius. Hal ini tidak hanya membantu dalam pemulihan lebih cepat, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap aspek sosial, pekerjaan, dan pendidikan. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya deteksi dini harus terus ditingkatkan di masyarakat, agar lebih banyak orang dapat menjalani hidup dengan lebih sehat dan bahagia. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi Kesehatan jiwa Kader di PIK-R Kirana Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner Mental Health Continuum-Shortform/MHC-SF. Analisis data pendeteksian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskrptif. Partisipan pada kegiatan ini berjumlah 19 orang Kader yang terdiri dari 9 laki-laki dan 10 perempuan, dengan rata-rata usia partisipan 22,4 tahun. Berdasarkan hasil pendeteksian dan analisis yang telah dilakukan terhadap dapat data, diperoleh informasi sebanyak 1 orang (5%) berada pada kategori Languishing, 3 orang (16%) berada pada kategori Moderate, dan 15 orang (79%) berada pada kategori Flourishing.
Referensi
Burstein, B., Agostino, H., and Greenfield, B. (2019). Suicidal attempts and ideation among children and adolescents in US emergency departments, 2007-2015. JAMA Pediatr. 173, 598–600. doi: 10.1001/jamapediatrics.2019.0464 Cefai, C., and Cavioni, V. (2015). “Mental health promotion in school: An integrated, school-based, whole school,” in Promoting Psychological Well-Being in Children and Families. ed. B. Kirkcaldy (London: Palgrave Macmillan), 52–67.Depkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Di akses pada tanggal 20 Januari 2019 dari http://www.depkes.go.id/resources/dow nload/info-terkini/ hasilriskes das-2018.pdf Erskine, H., Moffitt, T., Copeland, W., Ferrari, A., Patton, G., Degenhardt, L., et al. (2015). A heavy burden on young minds: The global burden of mental and substance use disorders in children and youth. Psychol. Med. 45, 1551–1563. doi: 10.1017/S0033291714002888Farina, E., Pepe, A., Ornaghi, V., and Cavioni, V. (2021).Trait emotional intelligence and school burnout discriminate between high and low alexithymic profiles: a study with female adolescents. Front. Psychol. 12:645215. doi: 10.3389/fpsyg.2021.645215 Ford, T., Goodman, R., and Meltzer, H. (2003). The British child and adolescent mental health survey 1999: The prevalence of DSM-IV disorders. J. Am. Acad. Child Adolesc. Psychiatry 42, 1203–1211. doi: 10.1097/00004583-20 Gore, F. M., Bloem, P., Patton, G. C., Joseph, V., Coffey, C., Sawyer, S. M., et al. (2011).Global burden of disease in young people aged 10–24 years: A systematic analysis. Lancet 377, 2093–2102. doi: 10.1016/ S0140-6736(11)60512-6 Kessler, R. C., Angermeyer, M., Anthony, J. C., De Graaf, R. O. N., Demyttenaere, K., Gasquet, I., et al. (2007).Lifetime prevalence and age-of-onset distributions of mental disorders in the World Health Organization’s world mental health survey initiative. World Psychiatry 6, 168–176.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Riska Amalya Nasution, Meinarisa Meinarisa, Kamariyah Kamariyah, Ilham Falani, Destri Yaldi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author(s) retain the copyright of articles published in this journal, with first publication rights granted to Riau Journal of Empowerment. All journal content is licenced under Creative Commons Attribution 4.0 International License. This license permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited.

