Implementasi Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Leisa (Low External Input Sustainable Agriculture) Pada Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi

Penulis

  • Riri Oktari Ulma Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Elwamendri Elwamendri Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Yusma Damayanti Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Yanuar Fitri Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Zakky Fathoni Fakultas Pertanian, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31258/cers.3.6.280-287

Kata Kunci:

Teknologi LEISA;, tanaman padi, pestisida, pupuk kimia, pupuk organic

Abstrak

Penggunaan pupuk anorganik dan pestisida sintetis semakin beragam jenis dan dosisnya, namun peningkatan dosis pupuk dan pestisida yang digunakan tidak mampu memicu pertumbuhan padi, bahkan peningkatan dosis pupuk anorganik semakin menurunkan hasil produksi sawah. Untuk mengurangi pemakaian bahan kimia dalam usaha budidaya tanaman bahkan tidak sama sekali dapat dilakukan dengan sistem pertanian low external input sustainable agriculture (LEISA). Konsep LEISA yang mengedepankan pada pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan baku pengembangan saprodi pertanian. Program pengabdianini bertujuan untuk mendampingi masyarakat dalam mengimplementasikan pertanian ramah lingkungan berbasis LEISA pada usahatani padi sawah di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo. Metode pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan, serta pendampingan dan pemberdayaan masyarakat (kelompok tani). Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa masyarakat yang ikut terlibat dapat mengadopsi dan menerapkan di lahan usaha taninya dan peningkatan produktivitas secara signifikan.

Referensi

Amanah, S. & Farmayanti, N. (2014). Pemberdayaan Sosial Petani-Nelayan, Keunikan Agroekosistem, dan Daya Saing. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Maro Sebo. 2022

Donni (2016). Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Alfabeta. Bandung

Kusnadi, D. (2011). Metode Penyuluhan. Bogor: STPP Press.

Las, I. & Setyorini, D. (2010). Kondisi Lahan, Teknologi, Arah, dan Pengembangan Pupuk Majemuk NPK dan Pupuk Organik. Dalam Prosiding Seminar Nasional Peranan Pupuk NPK dan Organik Dalam Meningkatkan Produksi dan Swasembada Beras Berkelanjutan. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor.

Putri, F. (2012). Pertanian yang berkelanjutan. http://www.bbpp-lembang.info. [26 September 2013].

Saidy, A. R. (2018). Bahan Organik Tanah: Klasifikasi, Fungsi dan Metode Studi. Lambung Mangkurat University Press, 128 hlm.

Simbang, K., Maros, K., Fadilah, R., Praja, R., Hambali, A., n.d. Aplikasi Sistem LEISA ( Low External Input Sustainable Agriculture ) Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa 429–436.

Sutariati, G.A.K., Safuan, L.O., Muhidin & Hasid, R. (2018). Pengembangan sayuran organik pada lahan pekarangan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di Kota Kendari. Abdimas, 22(2), 161-16.

Unduhan

Diterbitkan

2023-11-06

Cara Mengutip

Ulma, R. O., Elwamendri, E., Damayanti, Y., Fitri, Y., & Fathoni, Z. (2023). Implementasi Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Leisa (Low External Input Sustainable Agriculture) Pada Usaha Tani Padi Sawah Di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(6), 280–287. https://doi.org/10.31258/cers.3.6.280-287

Terbitan

Bagian

Articles