Sosialisasi Pengolahan Limbah Cair Teripang Menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) Kepada Kelompok Darmawisata Di Desa Benan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau

Penulis

  • T. Ersti Yulika Sari Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • R.Marwita Sari Putri Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Sri Novalina Amrizal Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Wahyu Muzammil Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Yulia Oktavia Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Tetty Tetty Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Khairunnisa Khairunnisa Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Dwi Septiani Putri Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Aidil Fadli Ilhamdy Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Azwin Apriandi Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Aminatul Zahra Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Jumsurizal Jumsurizal Universitas Maritim Raja Ali Haji

DOI:

https://doi.org/10.31258/cers.3.1.40-46

Kata Kunci:

Jeroan Teripang, Desa Benan, Limbah Cair

Abstrak

Benan merupakan salah satu Pulau yang terdapat di Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Sebagian besar masyarakat di Pulau Benan berprofesi sebagai nelayan teripang, hal tersebut dikarenakan keberadaan teripang di Pulau tersebut masih melimpah. Pengolahan limbah cair yang berasal dari pascapanen teripang baik dalam bentuk teripang basah dan teripang kering belum dilakukan secara maksimal, padahal semakin banyak bahan baku teripang yang di preparasi pada saat pascapanen, limbah yang dihasilkan juga akan semakin banyak. Adapun permasalahan pada mitra adalah limbah cair yang berasal dari preparasi pascapanen teripang belum dilakukan secara maksimal. Adapun solusi yang diberikan kepada Mitra adalah dilakukan edukasi melalui sosialisasi pengolahan limbah cair dari hasil preparasi pascapanen teripang menjadi mikroorganisme lokal (MOL) pada kelompok darmawisata desa Benan, sehingga pengolahan pascapanen teripang menjadi bebas limbah (zero waste). Adapun metode dalam kegiatan yang dilakukan adalah diskusi dan sosialisasi. Adapun hasil yang didapat setelah dilakukannya pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah cair teripang.

Referensi

Avigail Y, Yudiati E, Pringgenies D. (2019). Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Total Fenolik pada Ekstrak Teripang di Perairan Karimunjawa, Jepara. Journal of Marine Research. 8(4): 346-354. https://doi.org/10.14710/jmr.v8i4.24600

Budiyani, N. K dan Soniari, N. N. (2016). Analisis Kualitas Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang. Jurnal Agroteknologi Tropika 5(1): 63-72

Irfan, Dewi Yunita , Fitriani. (2021). Kajian Pembuatan Mol (Mikroorganisme Lokal) Sepesifik Dengan Variasi Jenis dan Kosentrasi Bahan Tambahan. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. 13(02):73-77. https://doi.org/10.17969/jtipi.v13i2.19912

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.

Diterbitkan

2023-01-25

Cara Mengutip

Sari, T. E. Y., Putri, R. S., Amrizal, S. N., Muzammil, W., Oktavia, Y., Tetty, T., Khairunnisa, K., Putri, D. S., Ilhamdy, A. F., Apriandi, A., Zahra, A., & Jumsurizal, J. (2023). Sosialisasi Pengolahan Limbah Cair Teripang Menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) Kepada Kelompok Darmawisata Di Desa Benan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(1), 40–46. https://doi.org/10.31258/cers.3.1.40-46

Terbitan

Bagian

Articles