Proklim Environmental Management Education in Cultivating Potential Organic Plants in Sidomulyo Timur Village

Authors

  • Yustina UNIVERSITAS RIAU
  • Hendra Taufik Universitas Riau
  • Raja Wirayudha Sinaga UNIVERSITAS RIAU
  • Andi Mas Surya
  • Putri Aourah UNIVERSITAS RIAU

DOI:

https://doi.org/10.31258/cers.3.6.244-253

Keywords:

Potential, Organic Plant, Climate Village Program, East Sidomulyo Village

Abstract

Climate change has a major impact on human health, food security, and economic development, so it is necessary to improve the ability to adapt to the impacts of climate change and a series of activities to reduce greenhouse gas emissions as a form of mitigation of the impacts of climate change. The climate change control effort launched by the government is to encourage multi-stakeholder cooperation to strengthen climate change adaptation and mitigation capacity at the community-based site level through the implementation of the Climate Village Program (ProKlim). This writing aims to determine the application of environmental management education in potential organic plant cultivation activities in East Sidomulyo Village Especially Integrated Women Group (KWT) in Sidomulyo Timur. The method used in this service is a participatory method, which involves the community as a subject in development. The provision of seed houses to help the community and integrated women's groups in East Sidomulyo Village in organic plant cultivation activities provides many benefits from various economic, health, socio-cultural aspects of the community, and environmental sustainability.

Author Biographies

Yustina, UNIVERSITAS RIAU

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau

Raja Wirayudha Sinaga, UNIVERSITAS RIAU

Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Andi Mas Surya

Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Putri Aourah, UNIVERSITAS RIAU

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau

References

Adri, D., Irawati, M.H., Sueb. (2018). Sustainable Reverse Food Garden (SRFG): Analyzing society’s knowladge and attitude. Jurnal Pendidikan Sains. 6(3), 62-66.

Cahyadi,W. (2006). Bahan Tambahan Pangan. Jakarta: Bumi Aksara.

Balitbangtan. (2011). Teknologi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). http://jatim.litbang.pertanian.go.id/, diunduh 11 februari

BSN. (2016). SNI 6729:2016 Sistem Pertanian Organik. Badan Standarisasi Nasional Gribaldi, (2009). Pertanian Organik dan Teknologi Pendukungnya. Agonobis Vol 1 No

September 2009.

IFOAM International Federation of Organic Agriculture Movements. (2005) b. Principles of organic agriculture. Diakses dari: https://www.ifoam.bio/en/organiclandmarks/principles-organic-agriculture

Indriana. H. et al. (2016). Dinamika Kelembagaan Pertanian Organik Menuju Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Sosiologi Pedesaan Agustus 2016.

Junaidah, P.Suryanto, & Budiadi. (2015). Komposisi Jenis dan Fungsi Pekarangan (Studi kasus desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, DI Yogyakarta). Jurnal Hutan Tropis, 4(1), 77. https://doi.org/10.20527/jht.v4 i1.2884

Karamina, H. et al. (2017). Kompleksitas pengaruh temperatur dan kelembaban tanah terhadap nilai pH tanah di perkebunan jambu biji varietas kristal (Psidium guajava l.) Bumiaji, Kota Batu. Jurnal Kultivasi Vol. 16 (3)

Mariyani, S., Prasmatiwi, F. E., & Adawiyah, R. (2017). Ketersediaan Pangan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketersediaan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Anggota Lumbung Pangan Di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis, 5(3), 304–311

Marzuki.I, et al. (2021). Budidaya Tanaman Sehat Secara Organik. Yayasan Kita Menulis Mayrowani. H, (2012). Pengembangan Pertanian Organik di Indonesia. Forum

Penelitian Agroekonomi, Vol. 30 No 2, Desember 2012.

Murtiati, S., & Fitriana, N. (2015). Pekarangan sebagai Pendongkrak Pendapatan Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Boyolali. In Jatnika (Ed.), Inovasi Hortikultura Pengungkit Peningkatan Pendapatan Rakyat (pp. 278-282). Bogor: IAARD Press

Purwantini, T. B., Saptana, S., & Suharyono, S. (2016). Program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) di Kabupaten Pacitan: analisis dampak dan antisipasi ke depan.Analisis Kebijakan Pertanian,10(3), 239-256

Saliem H.P., (2011). Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL): Sebagai Solusi Pemantapan Ketahanan Pangan. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Balitbangtan, Jakarta

S. B. Selaadji. (2011). Modul Panduan Pelaksanaan Participatory Rural Appraisial- (PRA). Modul Internal Pendampingan Masyarakat, Community Development Bethesda, Yogyakarta.

Solihin.E, Sandrawati.A, dan Kurniawan.W. (2018). Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Penyedia Gizi Sehat Keluarga. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699

Sudalmi, E. S., & Hardianti, J. S. (2018). Usaha Pelestarian Lingkungan Hidup Melalui Penganekaragaman Tanaman Pekarangan. Adiwidya, 2(2), 153– 158

Published

06-11-2023

How to Cite

Yustina, Y., Taufik, H., Wirayudha Sinaga, R., Mas Arya, A., & Aourah, P. (2023). Proklim Environmental Management Education in Cultivating Potential Organic Plants in Sidomulyo Timur Village. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(6), 244–253. https://doi.org/10.31258/cers.3.6.244-253

Issue

Section

Articles